Friday, November 27, 2009

Grasscarp mampukah melawan enceng gondok di rawapening?

Rawapening ditebari 10.000 bibit ikan grasscarp untuk mengendalikan enceng gondok, ini berita taun 2002, sudah hampir 8 taun berlalu, sampai sekarang sepertinnya koloni enceng gondok nya malah bertambah luas, tidak terlihat efeknya kalau enceng gondok berkurang dimakan grasscarp hehe... berikut beberapa kemungkinannya;

- mungkin..grasscarp nya tidak doyan enceng gondok, karena alot? kebo aja gak doyan, apalagi kambing, giginya bisa rontok kalo disuruh nggigitin batang enceng gondok yang alot sealot sandal enceng gondok hehe...

- mungkin grasscarp nya memilih makan ganggeng rawa atau rumput muda dan lumut dipinggir rawa yang berlimpah dan lebih empuk dari pada mengunyah enceng gondok yang kalo digigit mendal kayak karet...

- atau jangan-jangan bibit grasscarp nya sudah habis dijaring nelayan yang suka pake jaring mata lembut?

- atau mungkin grasscarpnya terlalu sedikit?

- atau bibit grasscarpnya dihabisi dibantai dimakan ikan gabus? dan katanya juga grascarp tidak mau memijah dirawa pening?

- dulu perasaan grasscarp di kolam dekat rumah tidak mau makan enceng gondok, sampai sebesar lengan pun tetap makan rumput sama daun singkong n daun mbayung yang jauh lebih lembut dari enceng, enceng gondok di kolam utuh, malah sering dibuangin karena menuh-menuhin kolam...gak tau ya kalo grasscarp di alam liar, mungkin mau makan enceng gondok.....

- atau mungkin grasscarp mau makan enceng gondok, tapi grasscarp nya harus segede paha dulu?.....

- katanya didanau kerinci ikan grasscarpnya sukses membasmi enceng gondok?... eit tunggu dulu, di Danau Kerinci tidak ada ganggang air hydrilla dan cabomba sp seperti dirawapening, danau Kerinci danau dalam dan pinggirnya tidak mempunyai daerah genangan yang luas seperti rawa pening yang banyak ditumbuhi rumput dan lumut yang notabene makanan favorit grasscarp,.. mungkin grasscarp di danau kerinci terpaksa makan enceng gondok karena tidak ada pilihan lain dan memang tidak ada tumbuhan lain selain enceng, tidak seperti di rawapening, dan mungkin danau kerinci airnya tidak sesubur air rawapening yang dikelilingi ribuan hektar sawah yang pupuknya hanyut ke rawa dan menyuburkan rawa dan sangat cocok untuk enceng gondok untuk menggandakan diri?.....

yang jelas enceng gondok rawapening tidak bergeming sama sekali, tetap menguasai 60% lebih permukaan rawa! tidak semudah itu menyuruh grasscarp makan enceng... ini sebagai pelajaran saja bagi pihak yang peduli dan mempunyai otoritas untuk menentukan kebijakan makro di rawapening, untuk lebih komprehensif dalam mengambil dan melaksanakan keputusan, perlu analisys lebih lanjut dengan mempertimbangan faktor ekologi yang lebih detil tentunya, berikut beritanya;


gambar; ganggang sungai untuk makanan grass carp, bisa juga diberi makan rumput muda biasa, daun rumput gajah muda, daun jagung, daun kacang panjang (dong mbayung), daun ubi jalar, daun singkong, dsj.

AMBARAWA- Lebih dari 10.000 benih ikan grasscarp secara bertahap sejak pekan lalu ditebar di perairan Rawapening, Kabupaten Semarang. Ikan itu lebih dikenal dengan sebutan ikan kambing. Karena memiliki kesukaan menyantap rumput, keberadaannya diharapkan "membantu'' Pemkab mengendalikan pertumbuhan eceng gondok. Saat ini, paling tidak 60% permukaan rawa telah dipenuhi eceng gondok.

"Kami akan terus berusaha memberantas tanaman itu secara biologis. Memang butuh waktu lama, tetapi cukup efisien,'' ujar Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan
(DPP) Ir Warnadi MM, Kamis (17/1).

Ikan kambing pernah dikembangkan di Danau Kerinci, Jambi dan relatif berhasil "melawan'' eceng gondok. Dia mengemukakan, jumlah eceng gondok di Rawapeni sudah jauh melebihi ambang batas. Semestinya, tanaman itu akan membantu menjaga kestabilan air bila jumlahnya tidak lebih dari 10% permukaan rawa. Kehadirannya sekarang bukan lagi membantu, melainkan justru berubah menjadi gulma.

"Bila jumlahnya tak sampai sepuliuh persen, eceng akan membantu menjaga kestabilan air agar tetap jernih dan kaya oksigen. Tetapi di atas itu, air justru akan keruh dan miskin oksigen. Pergerakan oksigen di air terganggu oleh akar-akar eceng yang mirip gurita,'' jelas Ketua Ikatan Alumni Undip Cabang Kabupaten Semarang itu.

Warnadi mengungkapkan, pilihan mengembangkan ikan kambing lantaran dilandasi dua pemikiran. Pertama, ikan itu tidak menimbulkan dampak kimia yang merugikan kualitas hayati rawa. Kedua, jika sudah dewasa ikan grasscap merupakan jenis ikan konsumsi.

"Mirip pepatah, sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Ikan itu, selain untuk mengurangi pertumbuhan eceng juga sangat baik dikonsumsi.'' Penaburan benih bekerja sama dengan Pemprov Jateng.

Warnadi menyatakan, bila ingin cepat terkendali maka jumlah ikan kambing yang ditebar berjumlah besar. Paling tidak, setahun dibutuhkan 100.000 benih. Ongkos untuk itu diperkirakan juga tidak mahal, karena nilai per ekor benih grasscap hanya sekitar Rp 300.

gambar; bibit ikan grascarp di kolam.

"Rawapening memiliki luas total 2.500 hektare. Dibutuhkan paling tidak seratus ribu ekor per tahun.''

Penebaran benih grasscap, jelas dia, harus diikuti dengan pemberantasan model lain misalnya mengangkat eceng dari rawa. Jika cuma mengandalkan ikan kambing, akan butuh waktu lama. Apalagi jika sudah besar ikan ini biasanya akan ditangkap nelayan.

"Jika cuma mengandalkan ikan, kemungkinannya berat. Harus dibarengi pemberantasan model lain. Misalnya ditempuh melalui padat karya. Warga sekitar dibayar untuk membantu mengangkat enceng.''

Hanya saja, biaya untuk proyek padat karya semacam itu diakuinya amat besar. "Kami berharap ada perhatian lebih dari Pemprov. Kami sebenarnya beruntung, ada Rawapening yang tercipta secara alami. Coba kalau dibandingkan dengan biaya yang mesti dikeluarkan saat membangun Waduk Gajahmungkur atau bendungan-bendungan lain. Rawapening hanya butuh biaya untuk memberantas eceng gondok.'' (F3-71j) Suara Merdeka, Senin, 21 Januari 2002 Semarang & Sekitarnya

gambar; rekor mancing grasscarp

1 comment:

  1. perbanyak ikan gras karpnya pak bupati. jangan hanya seratus ribu tapi limaratus ribu ekor pak, biar nyata hasilnya pak. di ngrajek dan pasar ikan bojong magelang kan banyak to pak?

    thanks, cah ndesa

    ReplyDelete